Jumat, 11 April 2008
PERCAKAPAN SEMPURNA
Pulang sekolah, seperti biasa aku naik bis umum,aku duduk di bangku nomor dua dari belakang. Penumpang tidak terlalu banyak saat itu, jadi bisnya pun lebih lama berhenti di tempat2 strategis untuk menunggu penumpang tambahan.Pada saat bis berhenti kudengar dua orang laki2 dibelakangku berkomentar, mereka bercakap santai dan akrab. mereka membicarakan tentang bahan bakar, onderdil dan cara kerja mesin.salah satu dari mereka menjelaskan dengan detil bagaimana perawatan mesin, baik bis, mobil,ataupun sepeda motor.Aku sempat berpikir pasti mereka orang bengkel, karena sepertinya sgt menguasai.Baru jalan sebentar,bis berhenti lagi.Tapi kali ini bkn krn menunggu penumpang,krn penasaran aku tengok kanan kiri,tak ada apa2.tp dua orang dibelakangku komentar lagi,katanya ada anak khitan yg diarak pakai kuda.aku sempat berkomentar dalam hati, "sok tau! " tapi selang 5 menit ternyata benar ada arak2an dr arah depan,dan benar juga beberapa anak sdg diarak naik kuda, aku tersenyum malu, orang tadi ga salah. Setelah arak2an selesai bisnya pun kembali jalan,lalu terdengar salah seorang dibelakangku pamitan dengan sebelahnya utk turun terlebih dulu,spontan aku menoleh saat dia lewat disebelahku, oh...ternyata buta, dia membawa tongkat sbg penunjuk jalannya,lama ku perhatikan orang itu,aku sempat berfikir, kok bisa ya orang itu pergi sendiri, apa ga takut nyasar,jatuh,ditipu,dan hal2 menyedihkan lainya. "hebat,ternyata orang itu baik2 saja" . Belum lima menit lelaki yang satunya jg turun, saat lewat disebelahku, aku cukup terkejut, "subhanallah.." ternyata dia juga buta! , jadi dua orang yang tadi bicara tentang mesin, cara kerjanya,perawatannya, dan yang menebak ada arak2 an itu dua orang buta?? sebuah percakapan sempurna dari orang yg kurang sempurna "subhanallah..." dan aku sempat komentar "sok tau" ke mereka, "astaghfirullah..." sepertinya ada air yang mau kluar dari mataku, entahlah...ada perasaan bersalah,heran,kagum,kasian, campur jadi satu.. Maha Besar Allah.. yang menjadikan mahluknya mempunyai kelebihan dibalik ketidaksempurnaannya, kejadian ini cukup membekas dalam memoriku, dan kembali muncul setelah aku menabrak meja waktu mati lampu kemarin malam, gubrak!! kakiku sakit...aku meraba2..gelap,aku sama sekali tak berdaya tanpa cahaya. Akupun teringat kejadian sekian tahun lalu, betapa aku sangat bersyukur dengan keadaanku sekarang, bisa melihat dunia!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar