Ada sebuah kisah dijaman Rasulullah SAW,
Terkisah seorang sahabat Rasul yg renta dan buta,biarpun dlm keadaan yg tak sempurna,sahabat buta tersebut tak pernah meninggalkan jamaah sholat di Masjidil haram,dengan dituntun oleh sahabat karibnya.
Hingga pd suatu hari,sang penuntun meninggal dunia.sehingga tak ada lagi yg menuntunnya kemasjid.Sahabat buta itupun menghadap Rasulullah dan bertanya,krn dia buta dan tdk ada yg menuntun utk ke masjid,apakah lbh baik dia sholat dirumah saja?, Rasulullah menjawab utk tetaplah pergi kemasjid karena dia msh punya kaki utk berjalan. Sahabat buta itupun berangkatlah ke masjid dg tertatih,meraba jalan dan terjatuhlah ia. Dia kembali berdiri dan berjalan.Lalu datanglah seseorang yg menolong dan menuntun ia smp ke masjid,tak henti2nya sahabat buta itu berterimakasih. Hampir stiap wkt sholat penolong tersebut slalu menuntun sahabat buta itu ke masjid.tetapi,setiap kali ditanya penolong tsbt tak pernah mau menyebutkan siapa dia sbenarnya. Hingga suatu hari sahabat buta itu bersikeras utk mengetahui siapa sbnrnya penolongnya itu.Dan jika ia tak mau mengatakan yg sbnrnya,sahabat buta itu tak bersedia dtuntun lagi untuk ke masjid.
Ahirnya penolong itupun menjawab bahwa dia adalah IBLIS.
Sahabat buta sgt heran dan bertanya lagi,knapa iblis mau menolongnya?
Iblis menjawab, pada saat sahabat buta terjatuh ketika hendak ke masjid ALLAH mengatakan bahwa ALLAH telah mengampuni separo dosa dari sahabat buta, ahirnya sang iblispun dtg dan menuntun sahabat buta agar ia jgn smp terjatuh lg karena jika sahabat buta terjatuh lagi saat hendak ke masjid, maka ALLAH pasti akan mengampuni separo lagi dari dosa2 sahabat buta, dan Iblis sangat tidak rela akan hal tersebut.
Apakah teladan yang bisa kita ambil dari kisah ini?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar